Thursday, 27 February 2014

Bahaya Bahan Kimia untuk kamar Mandi

KAMAR mandi mungkin menjadi sarang bakteri. Meski demikian, tak berarti Anda membersihkannya dengan pembersih yang mengandung bahan kimia.

Hal ini menjadi salah satu kesalahan yang banyak dilakukan orang ketika di kamar mandi. Pasalnya, pembersih kamar mandi yang mengandung bahan kimia justru membahayakan kesehatan Anda. Berikut sederet kesalahan lain yang biasanya dilakukan orang di kamar mandi, seperti dilansir Huffington Post.

Menggunakan bahan kimia untuk membersihkan kamar mandi
Banyak produk pembersih yang Anda gunakan sebenarnya bisa membahayakan kesehatan. The Enviromental Working Group telah menerbitkan daftar produk pembersih terburuk yang banyak dilarang di negara-negara lain dan memiliki bahan-bahan yang diketahui menyebabkan kanker, kebutaan, dan gangguan kesehatan lainnya.

Sebaliknya, Anda bisa menggunakan pembersih alami seperti jeruk dan garam. Caranya, campur potongan jeruk dan garam yang efektif membersihkan noda air di kran. Selain itu, kamar mandi juga bakal tercium menakjubkan.

Berlebihan menggunakan sampo

Perlahan-lahan, batasilah penggunaan sampo. Sebanyak 93 persen orang dewasa menggunakan sampo hampir tiap hari. Minte, sebuah perusahaan riset mengatakan kepada The New York Times. Namun, banyak dari orang-orang tersebut kerap berlebihan menggunakan sampo. Padahal, kulit kepala kita memproduksi minyak alami yang menjadi melembapkan rambut, kata dermatolog Dr Zoe Draelos dariThe Los Angeles Times. Ingat, terlalu banyak sampo akan menghilangkan minyak penting tersebut. Kecuali bila Anda memiliki pekerjaan yang membuat rambut sangat kotor atau kulit kepala yang terlalu berminyak. Jika tidak, maka tak perlu keramas tiap hari.
sumber : www.okezone.com

Dompet dari limbah plastik

Dompet cantik dari limbah plastik
Akhir-akhir ini, plastik di sekitar kita semakin meningkat. Bertambahnya jumlah sampah menyebabkan dampak yang cukup buruk kepada lingkungan. Sampah dalam bentuk Plastic cukup susah diuraikan. Penelitian menunjukkan bahwa sampah Plastic akan terurai dalam jangka waktu 50 juta tahun. Bayangkan, apabila hal ini tidak ditangani maka bumi akan menjadi tempat tinggal yang terbentuk dari sampah dan barang tidak berguna.
Berdasarkan hal yang telah terurai sebelumnya, sudah seharusnya ada suatu cara untuk mengolah atau memanfaatkan limbah plastik bekas ini. Dalam pengolahannya, kita dapat memikirkan aspek ekonomisnya pula, agar kita terpicu untuk terus merecycle alias mendaur ulang limbah plastik bekas untuk menyelamatkan eksistensi kebersihan bumi tercinta ini.
Di SMPN 1 Gondanglegi Limbah plastik dapat diolah menjadi sebuah kerajinan yang bisa dikomersialkan. Melalui Pelajaran Ketrampilan membuat dompet dari limbah plastik anak-anak di ajarkan bagaimana cara membuat dompet dari limbah plastik.
hasil dari pelajaran tersebut tenyata sangat bagus sekali. Limbah yang awalnya hanya sebuah bungkus kopi bisa disulap menjadi asesoris dompet unik.

bali