• Pembenihan

    Sekolah adalah milik bersama, siswa juga berhak menanam tanaman di sekitar Spensagi dan ikut melestarikannya

  • Kolam Taman:

    Lokasi yang bagus dan menarik bagian dari SMPN 1 Gondanglegi

  • Welcome

    Selamat datang di Sekolah Adiwiyata SMPN 1 Gondanglegi

  • Lapangan Olah Raga

    Spensagi mempunya lapangan olah raga yang luas, belum termasuk lapangan basket yang ada di depan

  • Koleksi TOGA

    Spensagi mempunyai Koleksi tanaman obat keluarga lebih dari 100 koleksi. Semuanya hasil dari sumbangan siswa dan guru

  • BIOPORES GOES TO SCHOOL

    Petugas penyuluh dari Pioneer datang ke sekolah untuk memberikan penyuluhan tentang nenanggulangi sampah dan menambah resapan air di Spensagi

Tuesday, 25 March 2014

Manfaat dan Khasiat Kapulaga

clip_image002

Manfaat Kapulaga

Kapulaga adalah sejenis buah yang sering digunakan sebagai rempah (bumbu) untuk masakan tertentu dan juga untuk campuran jamu.

Ada dua macam kapulaga yang banyak digunakan di Indonesia, yakni kapulaga Jawa (Amomum compactum) dan kapulaga sabrang atau kapulaga India (Elettaria cardamomum) , kedua-duanya termasuk ke dalam suku jahe-jahean atau Zingiberaceae.Kapulaga atau di sebut juga Amomum cardamomum selama ini dikenal sebagai rempah untuk masakan dan juga lebih banyak digunakan untuk campuran jamu. Di beberapa daerah kapulaga dikenal dengan nama kapol, palago, karkolaka, dan lain-lain.

Kapulaga banyak sekali manfaatnya termasuk juga bagi kesehatan

1. Obat sakit tenggorokan
Kalau Anda mempunyai sakit asma atau masalah batuk rejan, maka rempah inilah solusinya. Kandungan spasmodic pada kapulaga bisa mencegah kejang. Untuk menggunakannya, Anda cukup mencampurnya dengan madu alami untuk mengatasi tenggorokan gatal dan batuk.

2. Mencegah masalah lambung
Kapulaga sangat baik untuk untuk menjaga pencernaan karena bisa membantu menyeimbangkan jumlah cairan di lambung.

3. Mendetoksifikasi kafein
Kapulaga sangat baik untuk pecandu kopi. Kapulaga merupakan bahan alami yang membantu detoksifikasi kafein dari tubuh. Minum terlalu banyak kopi secara perlahan dapat meracuni tubuh. Maka, segera konsumsi kapulaga untuk menghilangkan racun.

4. Meredakan panas
Saat Anda mengalami lelah dan lemas karena akibat dari panas menyengat di siang hari, Anda bisa mengatasi semua itu dengan mengunyah beberapa buah kapulaga. Ritual mengunyah kapulaga ini juga sering dilakukan oleh penduduk India untuk meredakan panas matahari pada tubuh.

5. Sebagai balsem kepala
Di India, pasta kapulaga dan kayu cendana sering digunakan untuk membalsem kepala. Anda juga bisa meredakan rasa sakit kepala atau pusing dengan cara mencampurkan kapulaga ke dalam minuman susu atau teh.

6. Menjernihkan suara
Selain sebagai bumbu masakan, kapulaga juga dikenal bisa meningkatkan kualitas suara. Nah, kalau Anda punya hobi menyanyi dan ingin suaranya jernih, Anda bisa mencoba kapulaga sebagai obat alami untuk merawat suara Anda.

Nama asing kapulaga adalah pai thou kou (bahasa Tionghoa). Orang Yunani menyebut buah itu cardamomom yang kemudian dilatinkan oleh orang Romawi menjadi cardamomum. Dalam bahasa Inggris disebut cardamom. Dalam bahasa Thai disebut krava, elaichi dalam bahasa Hindi, dan elakkaai dalam bahasa Tamil.

Khasiat Kapulaga

Biji, yang diambil dari tumbuhan sebelum buah masak benar, dapat dimanfaatkan sebagai obat. Dalam dunia obat-obatan biji yang telah dikeringkan dinamakan semen cardamomi. Selain bijinya, yang digunakan untuk obat adalah bagian akar, buah, dan batangnya. Kapulaga mengandung minyak atsiri, sineol, terpineol, borneol, protein, gula, lemak, silikat, betakamfer, sebinena, mirkena, mirtenal, karvona, terpinil asetat, dan kersik. Dari kandungan tersebut kapulaga memiliki khasiat sebagai obat batuk. Kapulaga juga memiliki khasiat untuk mencegah keropos tulang.

Beberapa pabrik bumbu juga mengekstrakkan minyak asiri dari biji kapulaga menjadi oil of cardamom yang kemudian dikemas dalam botol. Dalam bentuk minyak ini pula, kapulaga dipakai untuk menyedapkan soft drink dan es krim Amerika di pabriknya.

clip_image004

DISKRIPSI

Budidaya Kapulaga

Semula ditemukan tumbuh alamiah di daerah Pegunungan Malabar, pantai barat India. Karena laku di pasar dunia, kemudian banyak ditanam di Sri Lanka, Thailand, dan Guatemala. Di Indonesia mulai dibudidayakan sejak 1986.

Dalam perdagangan kemudian ditawarkan juga varietas kapulaga lain dari pegunungan tinggi Mysore (India) yang buah lonjongnya lebih membulat, dan lebih disukai karena lebih sedap. Berbeda dengan kapulaga Malabar yang tandan bunganya merayap, tandan bunga kapulaga Mysore tumbuh tegak. Dari Sri Lanka ditawarkan Elettaria cadamomum var. major sebagai Ceylon cardamom. Buahnya lebih lebar dan pipih daripada kapulaga Malabar, E. cardamomum var. minor. Dari Thailand, kemudian juga ditawarkan Siamese cardamom yang masih sejenis dengan kapulaga Indonesia , Amomum cardamomum.

Bentuk fisik Kapulaga

Tumbuhan kapulaga tergolong dalam herba dan membentuk rumpun, sosoknya seperti tumbuhan jahe, dan dapat mencapai ketinggian 2-3 meter dan tumbuh di hutan-hutan yang masih lebat. Kapulaga hidup subur di ketinggian 200-1.000 meter di atas permukaan laut.

Awalnya memang hidup liar, namun kini kapulaga dibudidayakan sebagai tanaman rempah. Tumbuhan berbatang basah ini memiliki batang berpelepah daun yang membalut batangnya. Letak daunnya berseling-seling. Bunga tumbuhan ini tersusun dalam tandan yang keluar dari rimpangnya. Buahnya berbentuk bula telur, berbulu, dan berwarna kuning kelabu. Buahnya berkumpul dalam tandan kecil dan pendek. Bila masak, buahnya akan pecah dan membelah berdasarkan ruang-ruangnya. Di dalamnya terdapat biji yang berbentuk bulat telur memanjang.

Buah Kapulaga

Kapulaga berbuah pada umur 3 tahun. Buah kapulaga muncul dari batang semu dekat tanah, dan merayap bersama tandannya yang sepanjang 1 m, ke tanah sekitarnya. Supaya tidak kotor kecipratan tanah kalau hujan, petani pemiliknya menyelipkan lembaran plastik sebagai alas di bawah tandan buah itu.

Buah lonjong sepanjang 1 cm yang bersisi tiga itu dipetik kalau sudah montok, padat berisi, setengah matang. Warna hijaunya sudah berubah hijau muda. Tadinya hijau tua. Ketika berubah warna itulah baunya sedap sesedap-sedapnya.

Di India, buah yang sudah dikeringkan, disortir menurut ukuran dan warnanya. Yang sudah kuning jerami cantik, dikemas sebagai buah siap jual, sedangkan yang belum dipucatkan dulu dengan uap belerang. Penjagaan mutu inilah yang membuat India menjadi pengekspor kapulaga yang digemari orang.

Buah yang sudah kering menjadi keriput, bergaris-garis, berisi 4 – 7 butir biji kecil coklat kemerah-merahan. Rasanya agak pedas seperti jahe, tetapi baunya tidak.

Aroma Kapulaga

Kapulaga memiliki aroma bau sedap sehingga orang Inggris menyanjungnya sebagai grains of paradise. Aroma sedap ini berasal dari kandungan minyak atsiri pada kapulaga. Minyak atsiri ini mengandung lima zat utama, yaitu

borneol (suatu terpena) yang berbau kamper seperti yang tercium dalam getah pohon kamper

alfa-terpinilasetat yang harum seperti bau jeruk pettigrain

limonen yang juga harum seperti bau jeruk keprok

alfa terpinen yang harum seperti jeruk sitrun

cineol yang sedap agak pedas menghangatkan seperti minyak kayu putih.

Kombinasi inilah yang membentuk aroma khas kapulaga.

Ada juga artikel Kapulaga di bawah yang bisa anda jadikan tambahan:

Sifat dan aromanya khas. Karenanya kapulaga sering dimanfaatkan sebagai penyedap masakan. Tak jarang, tanaman semak ini digunakan untuk ramuan pereda gangguan tenggorokan. Kandungan minyak atsirinya bermanfaat sebagai pengencer dahak atau ekspektoran.

Sudah hampir dua minggu, Sani (33 tahun), merasa judek diganggu sakit tenggorokan yang tak kunjung sembuh. Padahal sudah berulang kaii diobati dengan antibiotika. Selama sakit tenggorokan, badannya jadi kerap masuk angin. Minum air es sedikit saja kontan pilek dan tidak enak badan.

Setelah berganti dokter ia disarankan tidak mengosumsi obat antibiotik lagi tetapi cukup minum teh kapulaga yang harganya jauh lebih murah. Awalnya bapak dua anak ini tak yakin ketika membeli serutan batang kapulaga kering di toko obat tradisional, meski tetap meneruskan membuat ramuan.

Caranya, ia mengambil dua sendok teh serutan batang kapulaga yang telah ditumbuk dan dikeringkan. Ekstrak kapulaga itu direbus dan disaring, lalu diminum seperti halnya minum teh, boleh ditambahkan sedikit gula agar terasa manis.

Hasilnya memang tidak langsung terasa. Namun, efeknya ternyata justru luar biasa. Setelah rutin minum teh serutan batang kapulaga, lendir yang mengotori tenggorokan itu akhirnya keluar semua.

Di kalangan penggemar herbal, kapulaga terkenal sebagai ekspektoran. Beberapa penelitian mengungkapkan khasiat ekspektoran itu ternyata berasal dari kandungan minyak atsiri sineol, si karminatif yang juga bekerja pada obat masuk angin. Sineol yang serupa tetapi tak sama dengan eukaliptol kayu putih ini lebih pedas, tetapi sejuk saat ditelan. Biasa dipakai untuk membuat peppermint palsu.

Diungkapkan Susanto, pengembang tanaman kapulaga di Cinere, selain dibuat ramuan pengencer dahak, serutan batang kapulaga yang telah dikeringkan dapat dimanfaatkan sebagai minuman. Minuman kapulaga ini dapat ditemui di sebuah restoran Arab di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Dalam budaya masyarakat Badui, minuman kapulaga dimanfaatkan untuk penghangat sekaligus pendongkrak daya tahan tubuh.

Obat Luar dan Dalam

Selama ini kapulaga secara massal digunakan sebagai campuran jamu. Di beberapa daerah, kapulaga dikenal dengan nama kapoi-kapulaga lokal, palago, karkolaka.

Secara fisik kapulaga tergolong dalam herba yang dapat mencapai ketinggian 2-3 meter dan tumbuh di hutan lebat. Kapulaga hidup subur di ketinggian 200-1.000 meter di atas permukaan laut. Awalnya memang hidup liar sebagai tanaman semak, tetapi kini kapulaga dibudidayakan sebagai tanaman rempah.

Selain batangnya, biji kapulaga yang diambil dari tumbuhan sebelum buah masak benar sering dimanfaatkan sebagai bahan baku ramuan. Biji kapulaga yang telah kering sering disebut semen cardamomi. Baglan lain yang digunakan untuk ramuan adalah akar dan buah.

Kandungan kimia dalam kapulaga di antaranya minyak atsiri, sineol, terpineol, borneol, protein gula, dan sedikit lemak. Dari kandungan tersebut kapulaga memiliki khasiat ekspektoran, peluruh kentut (antimasuk angin), dan antibatuk.

Ada dua cara untuk memperoleh khasiat kapulaga. Untuk pengobatan luar, dengan merebus atau menghaluskan semua bagian tumbuhan ini, lalu airnya atau adonan halusnya dibalurkan ke bagian yang sakit. Untuk pengobatan dalam, biji kapulaga ditumbuk lalu direbus dan air saringannya diminum.

Dijelaskan Susanto, untuk pengobatan luar kapulaga bisa dijadikan bahan baku cairan untuk mengatasi bau mulut (air rebusan campuran bunga kapulaga dan bahan lain untuk berkumur) dan batuk rejan (adonan halus campuran bahan dioleskan pada dada dan leher).

Sebaliknya, untuk pengobatan dalam kapulaga dapat mengatasi gangguan tenggorokan, kembung, kejang perut, sakit perut, masuk angin, bau mulut (air rebusan bahan-bahan diminum), muntah, radang lambung (maag), dan demam.

Pengharum Mulut

Sebagai anggota suku jahe-jahean, tanaman bernama Latin Elettariaa cardamomum ini semula ditemukan tumbuh alamiah di Pegunungan Malabar, di Pantai Barat India. Karena laku di pasar dunia, ia pun dikembangkan di Sri Lanka, Thailand, dan Guatemala.

Di Indonesia tanaman ini dikembangkan sejak lama, terutama di daerah Jawa dan Sumatera. Biji kapulaga lokal dipercaya mengandung minyak atsiri, bahkan lebih harum, sehingga dulu sering dijadikan mut-mutan untuk pengharum mulut. Sayangnya, sejak dunia kebanjiran beragam permen penghilang bau mulut, kapulaga lokal tidak dipakai lagi karena dianggap kurang praktis.

Ada dua jenis kapulaga, yakni kapulaga India dan kapulaga lokal yang disebut kapoi. Dalam buku resmi jahe-jahean, kapoi masih tetap ditulis resmi kapulaga (kadang diberi embel-embel “lokal”). Sementara kapulaga keturunan India ditulis kapulaga sabrang.

Sebelum digunakan, buah kapulaga sengaja tidak dikupas. Jika hendak dipakai, buah sebanyak satu sendok makan ditumbuk ringan dalam lumpang porselen kecil, agar terlepas dari kulit buahnya. Biji pecah kulit ini kemudian diayak untuk dibuang kulitnya. Bijinya ditumbuk lebih lanjut sampai halus atau setengah kasar sesuai keperluan. Inilah yang dibubuhkan pada masakan atau dibuat ramuan. Menumbuknya sebaiknya sebagian-sebagian, beberapa saat sebelum dipakai, sehingga kesegarannva masih terasa benar.

Susanto menyarankan, kapulaga harus disimpan berupa buah yang masih ada kulitnya yang utuh. Kulit ini dapat melindungi biji terhadap udara kering dan panas, sekaligus menjaga bau sedapnya tidak cepat hilang. Bila ingin memanfaatkan batangnya, sebaiknya pilih yang masih muda dan segar.

Menurut sejarahnya, kapulaga lebih dikenal sebagai penyedap masakan. Kandungan minyak atsirinya juga yang membuat baunya jadi sedap saat dicampur ke masakan. Sampai sekarang, tumbukan bijinya dipakai untuk menyedapkan masakan kari India, nasi goreng versi Belanda, dan martabak telur asal Malabar.

Di Indonesia, selain untuk beragam ramuan, kapulaga sering digunakan untuk campuran sup buntut dan daging olahan.

NAMA NAMA TANAMAN TOGA SPENSAGI 01 Gondanglegi :

1. Kluwih ( Artocarpusaltilis )

2. Asam Jawa ( Tamarindus Indica )

3. Pronojiwo ( Andira Husrfieldi )

4. Tempuyung ( Sanchus arvensis )

5. Keji Beling ( strobilanthes erispus )

6. Mahkota Dewa ( phaleria macrocorpa )

7. Rosella Merah ( hibiscus sandariffa )

8. Sirih ( piper betle )

9. Belimbing Wuluh ( everhoa bilimbil )

10. Kencur ( kaempferia galangal )

11. Ginseng Jepang ( panay japonicum )

12. Katuk ( saurapus androgynus )

13. Jinten Putih ( cuminum cyminum )

14. Kemangi ( ocimun canum )

15. Kumis Kucing ( arthu siphon aristatus L )

16. Lidah Buaya ( aloe vera )

17. Salam ( sycysfdsfgiaum polyanth )

18. Yodium ( zatoprafimyfolla )

19. Kunyit Putih ( kaempferia rotundal )

20. Meniran ( phyllanthus urinarial )

21. Temulawak ( curcuma xanthorhiza roxb )

22. Kunci Pepet ( kaempferia angustifollia )

23. Sambiloto ( androgaphis paniculata )

24. Daun Syaraf ( hemigrophis arthemafco )

25. Rumput Tangkur ( lophatherium gracite brogn L )

26. Murbei ( morus alba linn )

27. Ganyong ( canna edulisker )

28. Daun Dewa ( gynara segetum )

29. Tapak Liman ( elephantopus scaber )

30. Pegagan ( candela asiatica L )

31. Sambiloto ( androgfaphis panicu lata )

32. Temu Ireng ( curcuma aeruginosa )

33. Kunyit Kuning ( curcuma domestica val )

34. Jarak Pagar ( jatropha cureas L. )

35. Saga ( abus precaturius L. )

36. Putri Malu ( mimosa pudica )

37. Pepaya ( carica papaya L. )

38. Beluntas ( plucea indica )

39. Kembang Sepatu ( hisbiscus rosa-sinensis L. )

40. Kelor ( moringe oleifera )

Friday, 21 March 2014

Manfaat dan Khasiat Mengkudu

clip_image002

Mengkudu atau pace memiliki nama latin Morinda citrifolia L. dan termasuk ke dalam famili Rubiaceae. Buah mengkudu sudah sejak lama dipercaya dan terbukti mampuh menyembuhkan berbagai penyakit. Tidak heran kalau nenek moyang kita menggunakan buah mengkudu sebagai obat tradisional.
Di Indonesia sendiri buah mengkudu memiliki nama yang khas di setiap daerah, seperti keumeudee (Aceh); pace, kemudu, kudu (Jawa); cangkudu (Sunda); kodhuk (Madura); dan tibah (Bali). Selain digunakan sebagai obat, buah mengkudu juga sering dijadikan sebagai campuran rujak.
Bukan hanya buahnya saja yang bisa dijadikan obat, daun, batang dan akar dari tanaman mengkudu punya khasiat tersendiri. Mengkudu tinggi akan antioksidan dan enzim. Buah ini juga dipercaya sebagai buah pembangkit energi. Selain antioksidan, mengkudu juga kaya akan senyawa selenium, xeronine, glikosida, scopoletin, terpine, limonene, dan antrakuinon.
Berikut ini penjelasan lebih jauh mengenai manfaat buah mengkudu yang sudah terbukti secara ilmiah melalui berbagai riset dan penelitian:
Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Penyelidikan klinis yang dilakukan oleh Dr. Schechter (Institut Pengobatan Alami di California) menghasilkan data-data penting tentang kemampuan sari buah Mengkudu, diantaranya yaitu merangsang produksi sel T dalam sistem kekebalan tubuh (sel T berperan penting dalam melawan penyakit); memperkuat sistem kekebalan tubuh, terutama makrofaset dan limfosit dari sel darah putih; menun­jukkan efek anti-bakteri; mempunyai efek anti rasa sakit/nyeri (analgesik); menghambat pertumbuhan sel-sel pra kanker/tumor yaitu dengan kemampuannya menormalkan fungsi sel-sel yang abnormal.
Mona Harrison, MD dari Boston University School of Medicine dan direktur medis pada D.C. General Hospital, USA melaporkan bahwa Mengkudu meningkatkan fungsi kelenjar tiroid dan kelenjar timus, yang dipercaya bertindak melawan infeksi dan masalah-masalah yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh.
Menormalkan Tekanan Darah
Menurut Neil Solomon, MD.PhD, peneliti masalah kesehatan dari Amerika, buah Mengkudu mengandung sejenis fitonutrien, yaitu scopoletin yang berfungsi untuk memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan. Hal ini menyebabkan jantung tidak perlu bekerja terlalu keras untuk memompa darah sehingga tekanan darah menjadi normal.
Hasil uji coba pada hewan menunjukkan bahwa scopoletin menurunkan tekanan darah tinggi dan normal menjadi rendah (hipotensi yang abnormal). Namun demikian, scopoletin yang terdapat dalam buah Mengkudu dapat berinteraksi sinergis dengan nutraceuticals (makanan yang berfungsi untuk pengobatan) lain untuk mengatur tekanan darah tinggi menjadi normal, tetapi tidak menurunkan tekanan darah yang sudah normal. Tidak pernah ditemukan kasus di mana tekanan darah normal turun hingga mengakibatkan tekanan darah rendah (hipotensi).
Para ahli dari Universitas Stanford, Universitas Hawaii, University of California (UCLA), Union Col­lege of London, Universitas of Meets di Perancis yang telah mempelajari Mengkudu setuju bahwa tanaman ini berperan menurunkan tekanan darah dalam banyak kasus.
Percobaan klinis sederhana yang dilakukan oleh Scott Gerson, MD (dari Mt. Sinai School of Medicine di New York) menunjukkan bahwa banyak pemakai Mengkudu melaporkan bahwa tekanan darah mereka menjadi tinggi bila berhenti minum sari buah Mengkudu dan kembali normal bila mengonsumsi sari buah Mengkudu secara teratur.
Melawan Tumor dan Kanker
Sebuah makalah menarik yang dihadirkan pada pertemuan tahunan American Association fin. Cancer Research ke-83 di San Diego, California, tahun 1992 adalah "Aktivitas Anti-tumor Morinda citrifolia pada Lewis Lung Carcinoma yang Disuntikkan pada Tikus." Dalam penelitian ini, tikus-tikus percobaan diberi suntikan Lewis Lung Carcinoma aktif (sejenis kanker).
Semua tikus yang tidak mendapatkan perawatan dengan Mengkudu mati dalam 9-12 hari akibat kanker. Sedangkan tikus-tikus yang mendapat perawatan dengan Mengkudu mampu bertahan hidup 105 hingga 123 persen lebih lama (40 persen dari tikus-tikus percobaan tersebut hidup hingga 50 hari atau lebih).
Studi ini diulangi beberapa kali dan setiap kali Mengkudu terbukti secara signifikan memperpanjang umur-umur tikus yang terkena kanker dibanding dengan tikus-tikus yang tidak dirawat dengan Mengkudu. Singkatnya, hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Mengkudu dapat menghambat pertumbuhan tumor.
Setahun kemudian, jurnal Cancer Letters (vol.3, tahun 1993) melaporkan penemuan zat anti kanker/damnacanthal dalam ekstrak Mengkudu yang mampu menghambat pertumbuhan sel-sel kanker.
Ada beberapa kasus pasien kanker yang mengonsumsi sari buah Mengkudu dan menjadi sembuh, antara lain kasus pasien Dr. Harrison (D.C. General Hospital), yang menderita kanker hati dan pembengkakan perut yang disebabkan oleh cairan yang berlebihan.
Selama 7 hari mengonsumsi sari Mengkudu, bengkak pada perutnya berkurang secara nyata. Pengujian haru terhadap cairan perutnya menunjukkan bahwa sel-sel kanker tersebut telah lenyap.
Menurut Dr. Judah Folkman dari Harvard University, Mengkudu bekerja sinergis dengan mikronutrien lain dalam menghamhat aliran darah yang menuju ke sel-sel tumor. Mekanismenya hampir sama dengan minyak squalen (dari hati ikan hiu) yang mengontrol pertumbuhan tumor otak dan memperpanjang usia tikus eksperimen dengan merusak alat-alat peredaran yang mensuplai darah menuju ke sel-sel tumor.
Menghilangkan Rasa Sakit
Kemampuan buah Mengkudu sebagai zat analgesik telah dikenal dalam sejarah pengobatan tradisional sehingga tanaman ini disebut "painkiller tree" atau "headache tree". Riset-riset ilmiah telah membuktikan efek menguntungkan dari Mengkudu untuk mengatasi rasa sakit.
Pada tahun 1990, para peneliti menemukan adanya hubungan yang signifikan antara dosis ekstrak sari buah Mengkudu dengan aktifitas analgesik tikus-­tikus percobaan (umumnya, semakin banyak digunakan efek analgesiknya akan semakin kuat).
Banyak teori yang menjelaskan tentang bagaimana mekanisme kerja Mengkudu menghilangkan rasa sakit. Salah satunya adalah teori Dr. Ralph Heinicke (ahli biokimia terkenal dari AS) yang mengatakan bahwa xeronine-lah yang berperan dalam menghilangkan rasa sakit.
Hal ini dikaitkan dengan kemampuan xeronine menormalkan protein pada sel-sel yang abnormal, termasuk sel-sel jaringan otak, tempat berasalnya rasa sakit. Beberapa kasus rasa sakit yang kronis seperti sakit kepala terus menerus, rasa sakit pada otot saraf dan nyeri sendi disembuhkan setelah mengonsumsi sari buah Mengkudu.
Mengatasi Peradangan dan Alergi
Senyawa scopoletin (hidroksi-metoksi-kumarin) sangat efektif sebagai zat anti-radang dan anti-alergi. Literatur-literatur kedokteran melaporkan keberhasilan pengobatan pada arthritis, bursitis, carpal tunnel syndrome, dan alergi dengan menggunakan scopoletin.
Bryant Bloss, MD, ahli ortopedi dari Indiana, AS melaporkan keberhasilan sari buah Mengkudu menyembuhkan sakit punggung yang dialaminya dan juga 15 orang pasiennya. Sementara itu, 8 orang pasiennya melaporkan bahwa sakit lutut (osteoarthritis) hampir tidak terasa selama mengonsumsi sari buah Mengkudu.
Tiga dari pasien Dr. Bloss yang menderita asma mengalami kemajuan dengan semakin berkurangnya batuk. Beberapa pasien yang mengalami radang sendi juga mulai mengalami kemajuan secara nyata setelah minum sari buah Mengkudu. Beliau menawarkan sari buah Mengkudu sebagai makanan tambahan/suplemen dan bukan sebagai obat kepada para pasiennya.
Mengkudu Sebagai Anti-bakteri
Hasil penelitian yang dimuat dalam jurnal Pacific Science (vol 1.4, tahun 1950) melaporkan bahwa Mengkudu mengandung bahan anti-bakteri yang dapat digunakan untuk mengatasi penyakit jantung dan masalah pencernaan. Senyawa antraquinon yang banyak terdapat pada akar Mengkudu ternyata dapat melawan bakteri Staphylococcus yang menyebabkan infeksi pada jantung dan bakteri Shigella yang menyebabkan disentri.
Mengkudu bersifat anti-bakteri terhadap: Bacil­lus subtilis, Escherichia coli, Proteus morganii, Pseudomonas aeruginosa, Salmonella montevdleo, Salmonella schotmuelleri, Salmonella typhi, Shigella dysenteriae, Shigella flexnerii, Shigella paraciysente­riae BH und III-Z, Staphylococcus aureus.
Dr. Robert Young, ahli mikrobiologi dari Utah, USA menemukan yeast molds dan jamur beserta racun yang dihasilkannya dapat menyebabkan sel-sel sakit karena derajat keasamannya (pH) meningkat. Dengan mengonsumsi sari buah Mengkudu, keadaan tersebut dapat diatasi karena Mengkudu membantu mengatur keseimbangan pH tubuh sehingga meningkatkan kemampuan tubuh menyerap vitamin-vitamin, mineral dan protein.
Mengatur Siklus Suasana Hati (Mood)
Salah satu kemampuan lain yang dimiliki oleh scopoletin adalah dapat mengikat serotonin. Menurut Dr. Harrison (DC.General Hospital, USA) scopoletin dapat meningkatkan kegiatan kelenjar peneal yang terdapat di dalam otak, yang merupakan tempat dimana serotonin diproduksi dan kemudian digunakan untuk menghasilkan hormon melatonin.
Serotonin adalah salah satu zat penting di dalam butiran darah (trombosit) manusia yang melapisi saluran pencernaan dan otak. Di dalam otak, serotonin berperan sebagai neurotransmitter, penghantar sinyal saran dan prekursor hormon melatonin.
Serotonin dan melatonin membantu mengatur beberapa kegiatan tubuh seperti tidur, regulasi suhu badan, suasana hati (mood), masa pubertas dan siklus produksi sel telur, rasa lapar dan perilaku seksual. Kekurangan serotonin dalam tubuh dapat mengakibatkan penyakit migrain, pusing, depresi, bahkan penyakit Alzheimer.
Mengatur Siklus Energi Tubuh
Dr. Harrison juga melaporkan bahwa perubahan frekuensi energi tubuh juga disebabkan oleh kegiatan positif sari buah Mengkudu. Efek yang ditimbulkan antara lain; dapat menstabilkan gula darah, mengurangi rasa sakit waktu menstruasi, mengurangi keinginan buang air kecil pada malam hari untuk pria yang mengalami pembengkakan prostat.
Menurut Dr. Heinicke (ahli biokimia dari AS), xeronine juga turut berperan dalam proses siklus energi tubuh. Ia menjelaskan mekanismenya sebagai berikut, xeronine akan diserap pada tempat yang berdekatan dengan tempat penyerapan endorphin dan bertindak sebagai prekursor hormon (co-hormone) untuk mengaktifkan protein reseptor yang memberikan perasaan enak/nyaman. Akibatnya orang akan merasa enak dan memiliki banyak energi setelah mengonsumsi sari buah Mengkudu.
Khasiat Utama Buah Mengkudu
Riset tentang buah Mengkudu terus berkembang, baik dilakukan oleh para dokter maupun ahli botani dan ahli biokimia. Penelitian difokuskan pada komponen­-komponen/susunan kimia yang dikandung Mengkudu dan efek terapeutiknya terhadap berbagai macam penyakit.
Penelitian-penelitian tersebut menunjukkan bahwa sari buah Mengkudu dapat merangsang sistem kekebalan tubuh, mengatur fungsi sel dan regenerasi sel-sel jaringan tubuh yang rusak. Fakta yang menunjukkan bahwa Mengkudu dapat mengatur sel-sel pada tingkat dasar dan kritis itu mungkin dapat menjelaskan mengapa Mengkudu dapat digunakan untuk berbagai macam kondisi kesehatan.
Para dokter di Amerika sudah memberikan banyak laporan tentang keberhasilan penggunaan sari buah Mengkudu terhadap pasien-pasiennya. Dr. Richard Dicks (dari New Jersey, USA) mengatakan, "kami mulai menyadari bahwa kita harus kembali pada hal yang mendasar dari tubuh kita. Apa yang dimaksud dengan metabolisme dalam tubuh adalah membakar nutrisi. Sari buah Mengkudu melindungi tubuh kita dengan memberi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh."
Khasiat-Khasiat Tambahan
Mengkudu memiliki khasiat-khasiat lain yang belum dibuktikan secara medis, namun secara empiris telah banyak orang yang mengalami perbaikan dan peningkatan kesehatan setelah mengonsumsi sari buahnya. Beberapa problem kesehatan yang dapat diatasi dengan menggunakan Mengkudu:

  1. Sistem pencernaan: Perut kembung, luka pada usus halus, radang lambung, muntah-muntah dan keracunan makanan.
  2. Sistem pernapasan: Batuk, bronchitis, sakit tenggorokan, TBC, kolera, demam pada bayi, sinusitis, asma.
  3. Sistem kardiovaskular: Kolesterol tinggi, penebalan otot jantung, meningkatkan transportasi oksigen di dalam sel.
  4. Penyakit kulit: Luka bakar, luka, kudis, bisul, selulit, cacing kulit, ketombe, kurap, dan radang pada kulit, borok pada kulit, serta masalah-masalah pada kulit lainnya.
  5. Mulut dan tenggorokan: Radang tenggorokan, gusi berdarah, batuk, sariawan, sakit gigi.
  6. Gangguan menstruasi: Sindrom pra-menstruasi, siklus haid yang tidak teratur, nyeri pada waktu haid.
  7. Awet muda: Sari buah Mengkudu dapat digunakan sebagai tonik untuk mengatasi keriput akibat proses penuaan.
  8. Penyakit-penyakit dalam tubuh: Diabetes, hepatitis kronis, sakit pinggul, sakit kepala, gangguan fungsi ginjal, kencing batu, gangguan pada hormon tiroid.
  9. Defisiensi daya tahan tubuh: Penyakit virus Epstein-Barr, candidiasis kronis, penyakit akibat infeksi virus HIV, kekurangan tenaga (AES=altered energy syndrome).

Mungkin Anda bertanya-tanya, mengapa satu jenis tumbuhan seperti Mengkudu, dapat menyembuhkan begitu banyak jenis penyakit? Riset ilmiah menunjukkan bahwa konstituen-konstituen di dalam buah Mengkudu memiliki khasiat untuk merangsang respon pembentukan kekebalan tubuh, membersihkan darah, mengatur fungsi sel, regenerasi sel rusak dan menghambat pertumbuhan tumor.

NAMA TANAMAN TOGA SPENSAGI

1.Tapak Liman =Elephantopus scaber
2.Rosella =Hibiscus sandariffa
3.Duku =Lancium domenticum corr

4.Sirih =piper betle

5.Sirsat =Annona morischata
6.Belimbing Wuluh =Averhoa bilimbi L

7.Kencur =Kaempferia galanga

8.Pepaya =Carica papaya L

9.Dandang Gendis =Cinacanthus nutans landau

10.Pegagan =Contela asiatica L

11.Gingseng Jepang =Panax Japanicum

12.Cabai Jawa =Piper Retrofactum

13.Jinten =Cuminum cyminum L
14.Sambiloto =Andrographis Paniculata

15.Kumis Kucing =Orthosiphon aristatus L

16.Temulawak =Curcuma xanthorhiza roxb

17.Kunci pepet =Kaempfera Angustifolia

18.Lidah Buaya =Aloe vera
19.Seari =Cymbopogon nardus L

20.Garut =Moranta Anindinalea L

21.Selasih =Ocimum Basilicumb

22.Meniran =Phyllanthusurinaria L

23.Yodium =Zatopratimyfolia

24.Murbei =Morus alba linn
25.rumput Tangkur =Lophatherum gracite Brogn L

26.Ganyong =Canna edulis ker

27.Salam =Sycygium polyanth

28.Kemangi =Ocinum canum

29.Daun Syaraf =Hemigrophis althematoa

30.Kluwih =Artocarpus altilir

Manfaat dan Khasiat Delima

Manfaat dan kandungan buah delima

clip_image001

Manfaat dan kandungan buah delima. Delima (punica granatum) adalah tanaman buah-buahan yang dapat tumbuh hingga 5-8 m. Tanaman ini diperkirakan berasal dari Iran, namun telah lama dikembangbiakkan di daerahMediterania. Bangsa Moor memberi nama salah satu kota kuno di Spanyol, Granadaberdasarkan nama buah ini. Tanaman ini juga banyak ditanam di daerah Cina Selatan danAsia Tenggara.

Delima berasal dari Timur Tengah, tersebar di daerah subtropik sampai tropik, dari dataran rendah sampai di bawah 1.000 m dpl. Tumbuhan ini menyukai tanah gembur yang tidak terendam air, dengan air tanah yang tidak dalam. Delima sering ditanam di kebun-kebun sebagai tanaman hias, tanaman obat, atau karena buahnya yang dapat dimakan.

Bentuk pohon perdu atau pohon kecil dengan tinggi 2–5 m. Batang berkayu, ranting bersegi, percabangan banyak, lemah, berduri pada ketiak daunnya, cokelat ketika masih muda, dan hijau kotor setelah tua. Daun tunggal, bertangkai pendek, letaknya berkelompok. Helaian daun bentuknya lonjong sampai lanset, pangkal lancip, ujung tumpul, tepi rata, pertulangan menyirip, permukaan mengkilap, panjang 1–9 cm, lebar 0,5–2,5 cm, warnanya hijau.

Bunga tunggal bertangkai pendek, keluar di ujung ranting atau di ketiak daun yang paling atas. Biasanya, terdapat satu sampai lima bunga, warnanya merah, putih, atau ungu. Berbunga sepanjang tahun. Buahnya buah buni, bentuknya bulat dengan diameter 5–12 cm, warna kulitnya beragam, seperti hijau keunguan, putih, cokelat kemerahan, atau ungu kehitaman. Kadang, terdapat bercak-bercak yang agak menonjol berwarna tebih tua. Bijinya banyak, kecil-kecil, bentuknya bulat panjang yang bersegi-segi agak pipih, keras, tersusun tidak beraturan, warnanya merah, merah jambu, atau putih.

Para peneliti menemukan terdapat adanya bahan – bahan tertentu yang dapat menghambat penggerakan sel kanker dan melemahkan pengaruh protein yang diproduksi oleh tulang sumsum yang beresiko munculnya kanker prostat dan menyebar ke tulang pada jus buah delima.

Kandungan Buah Delima

Selain kandungan vitamin A, C dan E, dan asam folik yang sudah terkenal manfaatnya, berikut beberapa zat aktif yang terkandung dalam buah delima yang menjadikan buah ini sarat akan manfaat.

1. Zat Tanin Buah Delima Bermanfaat Bagi Pencernaan

Buah delima mengandung zat tanin yang tinggi, yaitu salah satu senyawa yang terdapat pada tanaman yang merupakan salah satu komponen astrigen dengan kemampuan mengikat dan mengendapkan protein sehingga bisa diaplikasikan dalam pengobatan perdarahan (hemostatik), ulkus peptikum (luka terbuka pada lapisan lambung atau usus 12 jari), wasir dan diare dengan cara menyusutkan selaput lendir usus sehingga cairan diare berkurang.

2. Zat Kalium Buah Delima Bermanfaat Bagi Jantung

Setiap 100 gram biji buah delima yang dapat langsung dimakan, mengandung kalium 259 mg/gr yang dianggap sebagai komponen penting bagi kesehatan jantung.

3. Zat Antioksidan Buah Delima Bermanfaat Bagi Sel-sel Dalam Tubuh

Buah delima memiliki kandungan antioksidan 3 kali lebih banyak dibandingkan wine dan teh hijau dengan kandungan flavanoid yang berperan penting dalam mencegah radikal bebas dalam tubuh, sekaligus memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak serta memberikan perlindungan pada kulit. Sehingga tidak jarang buah delima menjadi salah satu bahan utama dalam berbagai macam produk perawatan kulit.

Manfaat buah delima

1. Manfaat Buah Delima Untuk Mencegah dan mengobati kanker

Buah delima memiliki khasiat mencegah dan mengobati berbagai jenis kanker. Studi di Israel menunjukkan bahwa sari buah delima menghancurkan sel-sel kanker payudara sementara membiarkan sel-sel sehat. Buah delima juga dapat mencegah pembentukan sel kanker payudara.

Ekstrak biji delima terfermentasi yang kaya polifenol mempromosikan pemulihan sel-sel leukemia kembali menjadi normal.

2. Manfaat Buah Delima Untuk Menurunkan kolesterol buk

Menurut penelitian di American Journal of Clinical Nutrition, antioksidan dalam buah delima dapat mengurangi oksidasi LDL (kolesterol jahat) pada tikus. Hal ini menurunkan kadar LDL dan meningkatkan HDL (kolesterol baik).

3. Manfaat Buah Delima Untuk Menurunkan tekanan darah

Satu studi menunjukkan bahwa minum 1,7 ons jus delima per hari menurunkan tekanan darah sistolik sebanyak 5 persen.

4. Manfaat Buah Delima Untuk kaya Antioksidan

Penelitian terbaru menyebutkan bahwa buah delima kaya akan antosianidin yang berkhasiat antioksidan dan anti-inflamasi. Jus buah delima disebut-sebut memiliki antioksidan lebih besar daripada “makanan super” lain seperti anggur merah, teh hijau,dan blueberry. Antioksidan melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel. Kerusakan sel ini berkaitan dengan segala macam penyakit termasuk kanker, penyakit jantung dan alzheimer.

5. Manfaat Buah Delima Untuk Melindungi otak bayi

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Pediatric Research menemukan bahwa meminum jus buah delima selama kehamilan membantu melindungi otak bayi yang baru lahir setelah kelahiran traumatik.

6. Manfaat Buah Delima Untuk Mencegah penyakit Alzheimer

Buah delima mungkin mencegah dan memperlambat penyakit Alzheimer. Dalam sebuah studi, tikus yang dibiakkan untuk mengembangkan penyakit Alzheimer diberi jus buah delima. Mereka mengakumulasi plak amiloid yang lebih sedikit dan melakukan tugas-tugas mental yang lebih baik.

7 Manfaat Buah Delima Untuk Melindungi jantung

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences menemukan bahwa jus delima memerangi pengerasan arteri dan penyakit terkait seperti serangan jantung dan stroke. Buah delima mencegah penumpukan plak di arteri dan dapat meluruhkan penumpukan plak sebelumnya.

8. Buah Delima memiliki Kontrasepsi alami

Studi laboratorium menunjukkan bahwa kelinci percobaan (guinea pig) betina yang diberi makan buah delima tidak hamil setelah dikawinkan dengan pejantan mereka. Penelitian itu juga menunjukkan bahwa setelah 4 bulan tidak makan buah delima, kesuburan kelinci betina kembali normal seperti semula.

9. Manfaat Buah Delima Untuk Mencegah osteoartritis

Beberapa studi menunjukkan bahwa sari buah delima dapat mencegah kerusakan tulang rawan. Menurut penelitian di Case Western Reserve University yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition, ekstrak delima menurunkan tingkat bahan kimia yang disebut interleukin-1b (IL-1b) dan enzim yang mengikis tulang rawan dan membuat inflamasi. Para peneliti mengatakan ekstrak buah delima mungkin dapat menghambat degradasi kartilago pada osteoartritis.

10. Buah Delima sebagai Sumber nutrisi

Satu buah delima memiliki sekitar 40 persen kebutuhan vitamin C harian yang direkomendasikan untuk orang dewasa, bersama dengan asam folat, serat, kalium, niasin dan vitamin A dan E. Baik daging maupun biji buah delima bisa dimakan. Biji buah delima adalah sumber serat dan nutrisi yang baik, jika Anda merasa nyaman memakannya. Banyak khasiat buah buah delima terdapat pada bijinya.

11. Manfaat Buah Delima Untuk Melindungi gigi

Penelitian menunjukkan bahwa minum jus buah delima mungkin merupakan cara alami untuk mencegah plak gigi. manfaat buah manggis,manfaat buah delima merah,manfaat kulit buah delima,resep jus delima,cara manfaat buah delima,manfaat buah delima putih,manfaat buah delima 2010,manfaat buah dukumanfaat buah delima merah,manfaat buah delima,khasiat buah delima,buah delima putih,klasifikasi delima,buah kiwi,cara makan buah delima,kulit buah delima

NAMA TANAMAN TOGA SPENSAGI

1.Tapak Liman =Elephantopus scaber
2.Rosella =Hibiscus sandariffa
3.Duku =Lancium domenticum corr

4.Sirih =piper betle

5.Sirsat =Annona morischata
6.Belimbing Wuluh =Averhoa bilimbi L

7.Kencur =Kaempferia galanga

8.Pepaya =Carica papaya L

9.Dandang Gendis =Cinacanthus nutans landau

10.Pegagan =Contela asiatica L

11.Gingseng Jepang =Panax Japanicum

12.Cabai Jawa =Piper Retrofactum

13.Jinten =Cuminum cyminum L
14.Sambiloto =Andrographis Paniculata

15.Kumis Kucing =Orthosiphon aristatus L

16.Temulawak =Curcuma xanthorhiza roxb

17.Kunci pepet =Kaempfera Angustifolia

18.Lidah Buaya =Aloe vera
19.Seari =Cymbopogon nardus L

20.Garut =Moranta Anindinalea L

21.Selasih =Ocimum Basilicumb

22.Meniran =Phyllanthusurinaria L

23.Yodium =Zatopratimyfolia

24.Murbei =Morus alba linn
25.rumput Tangkur =Lophatherum gracite Brogn L

26.Ganyong =Canna edulis ker

27.Salam =Sycygium polyanth

28.Kemangi =Ocinum canum

29.Daun Syaraf =Hemigrophis althematoa

30.Kluwih =Artocarpus altilir

Manfaat dan Khasiat Jeruk nipis

Khasiat dan Manfaat Jeruk Nipis

clip_image002

Jeruk Nipis ( Citrus aurantifolia) telah dikenal sejak lama sebagai tanaman yang kaya manfaat. Buahnya yang berasa pahit, asam dan sedikit dingin, tetapi khasiat dan manfaatnya sangatlah beragam.

Menurut penelitian oleh dr. Setiawan Dalimartha, anggota SP3T ( Sentra Pengembangan dan Penerapan Pengobatan Tradisional ) DKI Jakarta, air buah jeruk nipis dapat digunakan sebagai penyedap masakan, minuman, penyebar, bahan pembuat asam sitrat, seta membersihkan karat pada logam dan kulit yang kotor. Dan bisa juga sebagai campuran jamu.

Khasiat jeruk nipis juga bisa sebagai herbal alami. Jeruk nipis berkhasiat untuk menyembuhkan batuk, sebagai peluruh dahak ( mukolitik ), peluruh kencing ( diuritik ) dan keringat, serta dapat membantu proses pencernaan.

Selain itu khasiat jeruk nipis yang lain ini ternyata mengandung minyak terbang limonene dan linalool, juga sebagai flavonoid seperti pocirin, hesperidine, rhoifolin, dan naringin. Kandungan buah jeruk nipis yang masak adalah synephrine dan N-methylramine, selain asam sitrat, kalsium, fosfor, besi dan vitamin A, B1 dan C. Asam sitratnya mampu mencegah kekambuhan pada pasien pasca operasi batu ginjal.

Hj. Sarah Kriswanti, herbalis yang tinggal di Bandung, dan Dr. Setiawan Dalimartha dari Hiptri ( Himpunan Pengobatan Tradisional dan Akupuntur Indonesia ), memberikan tips bagaimana memanfaatkan jeruk nipis sebagai herbal yang membantu penyembuhan penyakit.

Khasiat air jeruk nipis.

Air jeruk nipis dapat dimanfaatkan untuk membuat kaku kocokan putih telur Anda. Masukkan beberapa tetes air jeruk ke dalam kocokan putih telur. Kocokan putih telur Anda akan cepat menjadi kaku.

Khasiat air jeruk nipis juga dapat menghilangkan noda-noda minyak pada kaca/cermin sehingga kaca Anda menjadi terang.
Selain itu juga khasiat air jeruk ini dapat dicampurkan kedalam rendaman cucian. Cucian Anda bukan hanya menjadi harum, tetapi juga menjadi cemerlang.

Khasiat jeruk nipis yang terakhir adalah dapat dijadikan sebagai obat batuk. Dengan cara menambahkan air jeruk nipis dengan satu sendok madu lalu kemudian di minum.

TANAMAN TOGA SPENSAGI

1.Tempuyung : Sonchus Arvensis

2.Daun Dewa : Gynura Segetum

3.Tapak Liman : Elephantopus Scaber

4.Mahkota Dewa : Phaleria Macrocarpa

5.Rossela Merah : Hisiscus Sandariffa

6.Keji Beling : Stribilanthes crispus

7.Sirih : Piper Betle

8.Gingseng Jepang : Panax Japonicum

9.Daun Syaraf : Hemiqrophis Althematea

10.Jinten Putih : Cuminum Cyminum L

11.Kunci Petet : Kaempferia Angustifolia

12.Temulawak : Curcuma Xanthorhizaroxb

13.Lidah Buaya : Aloe Vera

14.Serai : Cymbopagon Nardus L

15.Garut : Moranta Arundinalea L

Manfaat dan Khasiat Brotowali

Tanaman Brotowali / Bratawali telah lama dikenal sebagai tanaman yang berkhasiat obat.  Bagi anda yang gemar koleksi tanaman obat mungkin tanaman ini menjadi koleksi anda atau pernah dengar namanya.  Brotowali terkenal dengan rasanya yang pahit, mungkin sejajar dengan pahitnya sambiloto. Nama ilmiah dari Brotowali adalah Tinospora crispa {L} Miers.  Di china dikenal dengan Guo Zhiang Lung dan di malaysia dikenal dengan nama Patawali.

clip_image001

Tanaman ini sangat mudah dikenali, dengan ciri-ciri tanaman merambat, daun berbentuk hati, dan yang paling mudah dikenali adalah batangnya yang bentol-bentol kayak jerawat. Sekali lihat anda pasti akan tahu bahwa itu adalah brotowali.
Tanaman ini dikenal sangat ampuh untuk mengobati diabetes alias kencing manis. Bahkan berdasarkan penelitian terkini, didapatkan bahwa brotowali berkhasiat dan mampu memperbaiki produksi insulin dalam tubuh kita.

Cara meracik Brotowali untuk Pengobatan:

Diabetes

10 Lembar daun sambiloto, 8 Lembar daun kumis kucing, 5 cm batang brotowali, dicuci dan dipotong-potong, rebus dengan kurang lebih 3 gelas air sampai menjadi 2 gelas air.

Aturan minum 2X1 sehari 1/2 gelas.

Reumatik dan Demam:

5 cm batang brotowali kemudian cuci dan potong-potong, setelah itu rebus batang  dengan 4 gelas air sampai menjadi 2 gelas.   Lalu dinginkan, dan disaring dari ampasnya.

Aturan minum : 3X1 sehari 1/2 gelas.

Selain Racikan diatas berikut ini ada beberapa Cara menggunakan brotowali untuk berbagai pengobatan: 

  1. Rheumatik : 1 jari batang brotowali dicuci dan potong-potong seperlunya, direbus dengan 3 gelas air sampai menjadi 1 1/2 gelas. Setelah dingin disaring, ditambah madu secukupnya, minum. Sehari 3 x 1/2 gelas. Agar lebih terasa hangat, boleh ditambahkan jahe
  2. Demam kuning (icteric) : 1 jari batang brotowali dicuci dan potong-potong, direbus dengan 3 gelas air sampai menjadi 1 1/2 gelas. Diminum dengan madu secukupnya. Sehari 2 x 3/4 gelas.
  3. Demam : 2 jari batang brotowali direbus dengan 2 gelas air, sampai menjadi 1 gelas. Setelah dingin, diminum dengan madu secukupnya. Sehari 2x 1/2 gelas.
  4. Kudis (scabies) : 3 jari batang brotowali, belerang sebesar kemiri, dicuci dan ditumbuk halus, diremas dengan minyak kelapa seperlunya. Dipakai untuk melumas kulit yang terserang kudis. Sehari 2 x.
  5. Luka : Daun brotowali ditumbuk halus, letakkan pada luka, diganti 2 x perhari. Untuk mencuci luka, dipakai air rebusan batang brotowali.
  6. Gatal-gatal. Caranya : Daun Brotowali Direbus,dicampur dengan belerang. Kemudian disaring. Setelah itu Gunakan saringan air Brotowali + belerang tadi, dicampur air dingin sampai Hangat-hangat kuku. Gunakanlah Untuk Berendam ± 20 menit.
  7. penambah nafsu makan, obat cacing,sakit perut dan demam. Caranya: Batang Brotowali Direbus dan disaring, Lalu airnya diminum. Air ini terasa pahit namun tidak apa-apa, namanya juga jamu. Selamat mencoba
  8. Mengobati Koreng, Kudis dan Luka Untuk antiseptik bagian yang sakit dapat dibersihkan dengan air rebusan batang brotowali, Untuk menyembuhkan, daun brotowali ditumbuk halus dan ditempelkan pada luka dan diganti 2X sehari.
  9. Mengobati Kudis Pada Anak-Anak Dianjurkan anak-anak mandi dengan air rebusan brotowali. Caranya ambil batang brotowali sekitar 1 meter, rajang lalu rebus dengan 4 liter air hingga mendidih. Masukkan air rebusan kedalam ember lalu tambahkan air dingin. Mandikan anak sambil merendam tubuhnya didalam air brotowali.
  10. Penambah Nafsu Makan Siapkan daun brotowali 3 helai, batangnya 30 gr, dan air 2 liter. Mula-mula daun dan batang dibersihkan, setelah itu direbus dengan air, minumlah air rebusannya 1 gelas per hari.
  11. Luka, koreng, kudis: 30 cm batang brotowali berikut daunnya dicuci bersih lalu dipotong masing-masing 5 cm. Rebus dengan 6 gelas air selama 1/2 jam. Setelah agak dingin, gunakan untuk membersihkan bagian yang luka. Sementara itu, 7 batang daun brotowali ditumbuk halus dan tempelkan pada luka lalu dibalut dengan perban. Balutan dan ramuan daun ini harus diganti setiap 2 hari sekali.
  12. Gatal-gatal: Rebus 20 g batang brotowali dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Diamkan sampai agak dingin, lalu pakai untuk merendam bagian yang gatal. Lakukan 2x sehari.
  13. Malaria: 20 cm batang brotowali berikut daunnya direbus dengan segelas air sampai airnya tinggal setengah. Setelah dingin, diminum dengan madu. Ramuan ini untuk diminum 3x sehari. Ramuan ini sebaiknya tidak diminum wanita hamil atau mereka yang mengalami masalah dengan ginjal.
  14. Hepatitis: 20 cm batang brotowali berikut daunnya direbus dengan 1 l air sampai airnya tinggal setengah. Menjelang masak, masukkan air perasan 3 jari temulawak yang sudah diparut. Saring. Ramuan ini untuk diminum 3x sehari.
  15. Luka luar: Ambil batang brotowali (kurang lebih sepanjang 30 cm), berikut 20-30 lembar daunnya, cuci bersih, rajang kasar, lalu rebus dengan air sampai masak. Dinginkan, lalu gunakan untuk membersihkan luka sebagai cairan antiseptik. Cara lain, tumbuk sampai halus kurang lebih sepuluh daun brotowali segar, lalu tempelkan pada luka. Sebaiknya ramuan ini digunakan untuk luka baru (belum terjadi infeksi).

NAMA TANAMAN TOGA SPENSAGI

1.Tapak Liman =Elephantopus scaber
2.Rosella =Hibiscus sandariffa
3.Duku =Lancium domenticum corr

4.Sirih =piper betle

5.Sirsat =Annona morischata

6.Belimbing Wuluh =Averhoa bilimbi L

7.Kencur =Kaempferia galanga

8.Pepaya =Carica papaya L

9.Dandang Gendis =Cinacanthus nutans landau

10.Pegagan =Contela asiatica L

11.Gingseng Jepang =Panax Japanicum

12.Cabai Jawa =Piper Retrofactum

13.Jinten =Cuminum cyminum L

14.Sambiloto =Andrographis Paniculata

15.Kumis Kucing =Orthosiphon aristatus L

16.Temulawak =Curcuma xanthorhiza roxb

17.Kunci pepet =Kaempfera Angustifolia

18.Lidah Buaya =Aloe vera
19.Seari =Cymbopogon nardus L

20.Garut =Moranta Anindinalea L

21.Selasih =Ocimum Basilicumb

22.Meniran =Phyllanthusurinaria L

23.Yodium =Zatopratimyfolia

24.Murbei =Morus alba linn
25.rumput Tangkur =Lophatherum gracite Brogn L

26.Ganyong =Canna edulis ker

27.Salam =Sycygium polyanth

28.Kemangi =Ocinum canum

29.Daun Syaraf =Hemigrophis althematoa

30.Kluwih =Artocarpus altilir

Manfaat dan Khasiat Pulasari

Khasiat Tanaman Adas(Foeniculum vulgare Mill.)

&

Pulasari (Alyxia stellata Rest. Sch)

image Adas (Foeniculum vulgare Mill.), Di Indonesia tanaman adas telah banyak dibudidayakan sebagai tanarnan bumbu maupun sebagai tanaman obat. Tanaman ini dapat ditanam di dataran rendah sampai dengan ketinggian 1.800 m di atas permukaan laut, namun akan tumbuh lebih baik pada dataran tinggi. Tanaman ini berasal dari Eropa Selatan dan Asia, dan karena khasiat dan manfaatnya begitu besar maka kemudian banyak ditanam di Indonesia, India, Argentina, Eropa, dan Jepang.

Tanaman ini berumur panjang, tinggi 50 cm – 2 m, model tumbuhnya merumpun. Satu rumpun biasanya terdiri dari 3 – 5 batang. Batang hijau kebiru- biruan, beralur, beruas, berlubang dan bila memar baunya wangi. Letak daun berseling, majemuk menyirip ganda dua dengan sirip-sirip yang sempit, bentuk jarum, ujung dan pangkalnya runcing, tepi rata, berseludang warna putih, seludang berselaput dengan bagian atasnya berbentuk topi. Perbungaan tersusun sebagai bunga payung majemuk dengan 6 – 40 gagang bunga, panjang ibu gagang bunga 5 – 10 cm, panjang gagang bunga 2 – 5 mm, mahkota berwarna kuning, keluar dari ujung batang. Buah lonjong, berusuk, panjang 6 – 10 mm, lebar 3 – 4 mm, masih muda hijau setelah tua cokelat agak hijau atau cokelat agak kuning sampai sepenuhnya coklat. Namun, warna buahnya ini berbeda-beda tergantung negara asalnya.

` Buah yang masak mempunyai bau khas aromatik, bila dicicipi rasanya seperti kamfer. Adas dapat diolah untuk menghasilkan minyak adas, yang merupakan basil sulingan serbuk buah adas yang masak dan kering. Ada dua macam minyak adas, manis dan pahit. Keduanya, digunakan dalam industri obat-obatan. Adas juga dipakai untuk bumbu, atau digunakan sebagai bahan yang memperbaiki rasa (corrigentia saporis) dan mengharumkan ramuan obat. Biasanya adas digunakan bersama-sama dengan kulit batang pulosari. Daunnya bisa dimakan sebagai sayuran. Kembangbiaknya dengan biji ataupun bisa juga dengan memisahkan anak tanaman.

Adas (Foeniculum vulgare Mill.)
Sinonim := E officinale, All. = Anethum foeniculum, Linn.
Familia : Apiaccae (Umbelliferae)

Nama Lokal Tanaman Adas :

Adhas (Madura), adas (Bali), wala wunga (Sumba), Hades (Sunda), adas, adas londa, adas landi (Jawa), Das pedas (Aceh), adas, adas pedas (melayu).; Adeh, manih (Minangkabau). paapang, paampas (Menado), Papaato (Buol), porotomo (Baree). kumpasi (Sangir Talaud).; Adasa, rempasu (Makasar), Popoas (Alfuru), denggu-denggu (Gorontalo),  adase (Bugis), Jintan Manis (Malaysia). barisaunf, madhurika (Ind./Pak.), Hsiao hui (China), phong karee, mellet karee (Thailand).

Penyakit Yang Dapat Diobati :

Diare, sakit kuning (jaundice), kurang nafsu makan, batuk, Sakit perut (mulas), perut kembung, mual, muntah, ASI sedikit,  Susah tidur (insomnia), buah pelir turun (orchidoptosis), kolik, Sesak napas (Asma), nyeri haid, haid tidak tertur, rematik goat,  Usus turun ke lipat paha (hernia inguinalis), batu empedu, Penimbunan cairan dalam kantung buah zakar (hiodrokel testis), Pembengkakan saluran sperma (epididimis),  Keracunan tumbuhan obat atau jamur dan meningkatkan penglihatan.

Bagian tanaman yang digunakan
Buah masak (Xiaohuixiang, hui-hsiang). Buah yang telah masak dikumpulkan, lalu dijemur sampai kering.

Buah bermanfaat untuk mengatasi :

- susah tidur (insomnia),
- buah pelir turun (orchidoptosis),
- air susu ibu (ASI) sedikit,
- putih telur dalam kencing (proteinuria),
- usus turun ke lipat paha (hernia inguinalis),
- batuk berdahak, sesak napas (asma),
- haid: nyeri haid, haid tidak teratur,
- penimbunan cairan di dalam kantung buah zakar (hidrokel testis),
- pembengkakan saluran sperma (epididimis),
- sakit perut (mulas), perut kembung, rasa penuh di lambung, mual, muntah dan diare,
- sakit kuning (jaundice), kurang nafsu makan,
- mengurangi rasa sakit akibat batu dan membantu menghancurkannya,
- rematik gout, dan
- keracunan tumbuhan obat atau jamur.

Daun berkhasiat untuk mengatasi :
- batuk,
- perut kembung, koilk,
- rasa haus, dan
- meningkatkan penglihatan.

Cara penggunaannya :
Buah adas sebanyak 3 – 9 g direbus, minum atau buah adas digiling halus, lalu diseduh dengan air mendidih untuk diminum sewaktu hangat. Daun dimakan sebagai sayuran atau direbus, lalu diminum. Pemakaian luar, buah kering digiling halus lalu digunakan untuk pemakaian lokal pada sariawan, sakit gigi, sakit telinga dan luka. Minyak adas juga dapat digunakan untuk menggosok tubuh anak yang masuk angin.

Contoh penggunaan adas untuk pengobatan herbal

1. Batuk

  • Siapkan serbuk buah adas sebanyak 5 g disedub dengan 1/2 cangkir air mendidih. Setelah dingin disaring, tambahkan 1 sendokteh madu. Aduk sampai merata, minum sekaligus. Lakukan 2 kali sehari, sampai sembuh.
  • Siapkan daun saga 1/4 genggam, bunga kembang sepatu 2 kuntum, daun poko 1/5 genggam, bunga tembelekan 10 kuntum, bawang merah 2 butir, adas 1 sendok teh, pulosari 1 jari, rimpang jahe 1 jari, gula merah 3 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa setengahnya. Setelah dingin disaring, lalu diminum. Lakukan 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

2. Sesak napas

  • Ambil minyak adas sebanyak 10 tetes diseduh dengan 1 sendok makan air panas. Minum selagi hangat. Lakukan 3 kali sehari, sampai sembuh.
  • Siapkan adas 1/2 sendok teh, pulosari ¼ jari, rirnpang kencur 2 jari, rirnpang temulawak 1 jari, jintan hitam 1/4 sendok teh, daun poncosudo (Jasminum pubescens) 1/4 genggam, gula merah 3 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Baban-bahan tadi lalu direbus dengan 4 1/2 gelas air bersih sampai tersisa kira-kira separonya. Setelah dingin disaring, dan siap untuk diminum. Sehari 3 kali, masing-masing 3/4 gelas.

3. Sariawan

  • Siapkan adas 3/4 sendok teh, ketumbar 3/4 sendok teh, daun iler 1/5 genggam, daun saga 1/4 genggam, sisik naga 1/5 genggam, daun sembung 1/4 genggam, pegagan 1/4 genggam, daun kentut 1/6 genggam, pulosari 3/4 jari, rimpang lempuyang wangi 1/2 jari, rimpang kunyit ½ jari, kayu manis ¾ jari, gula merah 3 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya.
  • Bahan-bahan tadi lalu direbus dengan 4 1/2 gelas air bersih sampai tersisa separonya. Setelah dingin disaring, siap untuk diminum. Sehari 3 kali, setiap kali cukup 3/4 gelas.

4. Haid tidak teratur

  • Siapkan daun dan bunga srigading masing-masing.1/5 genggam, jinten hitam 3/4 sendok teh, adas 1/2 sendok teh, pulosari 1/2 jari, bunga kesumba keling 2 kuntum, jeruk nipis 2 buah, gula batu sebesar telur ayam, dicuci lalu dipotong-potong seperlunya.
  • Bahan-bahan tadi lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring, minurn 3 kali sehari, masing-masing 3/4 gelas. Keracunan tumbuhan obat atau jamur. Siapkan serbuk buah adas sebanyak 5 g, lalu seduh dengan setengah cangkir arak. Minum selagi hangat.

Toga SMPN 01 Gondanglegi :

1. Kluwih ( Artocarpusaltilis )

2. Asam Jawa ( Tamarindus Indica )

3. Pronojiwo ( Andira Husrfieldi )

4. Tempuyung ( Sanchus arvensis )

5. Keji Beling ( strobilanthes erispus )

6. Mahkota Dewa ( phaleria macrocorpa )

7. Rosella Merah ( hibiscus sandariffa )

8. Sirih ( piper betle )

9. Belimbing Wuluh ( everhoa bilimbil )

10. kencur ( kaempferia galangal )

11. Ginseng Jepang ( panay japonicum )

12. Katuk ( saurapus androgynus )

13. Jinten Putih ( cuminum cyminum )

14. Kemangi ( ocimun canum )

15. Kumis Kucing ( arthu siphon aristatus L )

16. Lidah Buaya ( aloe vera )

17. Salam ( sycysfdsfgiaum polyanth )

18. Yodium ( zatoprafimyfolla )

19. Kunyit Putih ( kaempferia rotundal )

20. Meniran ( phyllanthus urinarial )

21. Temulawak ( curcuma xanthorhiza roxb )

22. Kunci Pepet ( kaempferia angustifollia )

23. Sambiloto ( androgaphis paniculata )

24. Daun Syaraf ( hemigrophis arthemafco )

25. Rumput Tangkur ( lophatherium gracite brogn L )

26. Murbei ( morus alba linn )

27. Ganyong ( canna edulisker )

28. Daun Dewa ( gynara segetum )

29. Tapak Liman ( elephantopus scaber )

30. Pegagan ( candela asiatica L )

31. Adas ( saurapus androgynus )

32. Temu Ireng ( curcuma aeruginosa )

33. Kunyit Kuning ( curcuma domestica val )

34. Jarak Pagar ( jatropha cureas L. )

35. Saga ( abus precaturius L. )

36. Putri Malu ( mimosa pudica )

37. Pepaya ( carica papaya L. )

38. Beluntas ( plucea indica )

39. Kembang Sepatu ( hisbiscus rosa-sinensis L. )

40. Kelor ( moringe oleifera )

Thursday, 20 March 2014

Manfaat dan Khasiat Lempuyang

Khasiat Dan Kegunaan Lempuyang

( Zingiber amaricans BL. )

clip_image002

Khasiat Lempuyang :
1. Menambah Nafsu Makan
Rimpang lempuyang pahit sebanyak 150 gr dicuci hingga bersih, kemudian parut hingga halus, rebuslah parutan ini dengan 2500 cc air hingga airnya tinggal separuh. Untuk menghilangkan rasa pahit dapat ditambahkan gula merah 50 gr, saring terlebih dahulu sebelum diminum, air ini diminum 3X sehari cukup 1 sendok makan.
2. Mengobati Batuk Rejan
Rimpang lempuyang pahit dicampur kayu manis cina dan bawang merah yang sudah dipanggang. Campuran tersebut di tumbuk dan diperas, kemudian minum hasil perasannya.
3. Mengobati Gatal Akibat Alergi Udang dan Ikan Laut
Iris tipis-tipis rimpang lempuyang, seduh seperti teh dan diminum setiap hari hingga gejala alergi hilang.
4. Mengobati Kaki Encok
Rimpang lempuyang pahit ditumbuk dicampur dengan minyak kelapa dan abu dapur, ramuan ini juga berguna untuk mengobati bengkak-bengkak di badan. Caranya oleskan tumbukan pada bagian yang sakit atau bengkak.
5. Mengobati Rematik
Rimpang lempuyang wangi dikupas, lalu dicampur cabe jawa, lumatkan, dan ditambah nasi kering, ramuan itu ditempelkan pada tubuh yang sakit.
6. Obat Penambah Darah
Rimpang Lempuyang wangi diparut, lalu dicampur dengan gula jawa, rebus dengan air secukupnya. Airnya diminum sehari 3X sebanyak satu sendok makan.

Toga SMPN 01 Gondanglegi :

1. Kluwih ( Artocarpusaltilis )

2. Asam Jawa ( Tamarindus Indica )

3. Pronojiwo ( Andira Husrfieldi )

4. Tempuyung ( Sanchus arvensis )

5. Keji Beling ( strobilanthes erispus )

6. Mahkota Dewa ( phaleria macrocorpa )

7. Rosella Merah ( hibiscus sandariffa )

8. Sirih ( piper betle )

9. Belimbing Wuluh ( everhoa bilimbil )

10. kencur ( kaempferia galangal )

11. Ginseng Jepang ( panay japonicum )

12. Katuk ( saurapus androgynus )

13. Jinten Putih ( cuminum cyminum )

14. Kemangi ( ocimun canum )

15. Kumis Kucing ( arthu siphon aristatus L )

16. Lidah Buaya ( aloe vera )

17. Salam ( sycysfdsfgiaum polyanth )

18. Yodium ( zatoprafimyfolla )

19. Kunyit Putih ( kaempferia rotundal )

20. Meniran ( phyllanthus urinarial )

21. Temulawak ( curcuma xanthorhiza roxb )

22. Kunci Pepet ( kaempferia angustifollia )

23. Sambiloto ( androgaphis paniculata )

24. Daun Syaraf ( hemigrophis arthemafco )

25. Rumput Tangkur ( lophatherium gracite brogn L )

26. Murbei ( morus alba linn )

27. Ganyong ( canna edulisker )

28. Daun Dewa ( gynara segetum )

29. Tapak Liman ( elephantopus scaber )

30. Pegagan ( candela asiatica L )

31. Adas ( saurapus androgynus )